SIAPAKAH YANG HINA
Apa kerjamu?
Buruh membina banggunan
Jawab yang ditanya
Mencebek bibir penanya
Sekadar buruh apa yang ada
Makan pakai sendiri pun tak memadai
Inikan pula nak bagi anak orang makan
Dan cebek si penanya semakin meleweh
Mungkin si penanya lupa
Tempat yang di huninya
Yang terlindung dari panas dan dingin
Yang dianggapnya bak istana
Di bina oleh buruh yang di tanya
Yang jawapannya membuatkan bibirnya mencebek
Jadi di mana hinanya
Seorang buruh binaan
Yang memberimu sebuah istana
Yang kau agung-agungkan
Dan kau hias dengan keindahan
Dan yang kau huni hingga kemati
Andai hina pandanganmu
Akan seorang buruh binaan
Maka hina jugalah
Istana yang kau diami
Dan andai hina anggapanmu
Seorang buruh binaan
Maka hina jugalah kau
Yang mengagungkan istanamu
Yang terbina oleh si buruh binaan
Dari keringatnya
Yang hina di pandanganmu
Qalam Bertinta
03/04/2012
12:35am
Apa kerjamu?
Buruh membina banggunan
Jawab yang ditanya
Mencebek bibir penanya
Sekadar buruh apa yang ada
Makan pakai sendiri pun tak memadai
Inikan pula nak bagi anak orang makan
Dan cebek si penanya semakin meleweh
Mungkin si penanya lupa
Tempat yang di huninya
Yang terlindung dari panas dan dingin
Yang dianggapnya bak istana
Di bina oleh buruh yang di tanya
Yang jawapannya membuatkan bibirnya mencebek
Jadi di mana hinanya
Seorang buruh binaan
Yang memberimu sebuah istana
Yang kau agung-agungkan
Dan kau hias dengan keindahan
Dan yang kau huni hingga kemati
Andai hina pandanganmu
Akan seorang buruh binaan
Maka hina jugalah
Istana yang kau diami
Dan andai hina anggapanmu
Seorang buruh binaan
Maka hina jugalah kau
Yang mengagungkan istanamu
Yang terbina oleh si buruh binaan
Dari keringatnya
Yang hina di pandanganmu
Qalam Bertinta
03/04/2012
12:35am

0 comments:
Post a Comment