Saturday, 4 August 2012

KETERBATASAN ILUSIKU


KETERBATASAN ILUSIKU

Lelah saat malam menghampiriku
Rasa ingin bersandar di bahumu terusik di benakku
Namun tangan ini tak mampu meraihmu
Saat kau berada jauh di sana
Hanya tetes air mata menjadi teman lelahku
Menangis karna saat rindu datang kau tiada di sisiku

Terang rembulan temani dalam kesendirian
Bertabur bintang yang indah
Ajakku ke dalam mimpi
Mimpi yang selalu datang
Ketika kau menjemputku
Membawaku ke singgasana yang indah

Namun semua itu hanya sebatas mimpi
Karna selamanya kau tetap berada di sana
Di kejauhan pandanganku
Dan tak mungkin untuk kau menjemputku
Untuk menjadikan mimpi ini
Dalam kenyataan yang menzahirkan

Dan ilusi itu semakin meresahkan…!

Qalam Bertinta
04082012
0009pm

AKU ADALAH RINDU, PUISI DAN AIRMATA


AKU ADALAH RINDU, PUISI DAN AIRMATA
 
Aku…adalah
Nada rindu yang tertinggal
Yang tersimpan dalam jejak-jejak sunyi
Dan jiwaku…rindu
 Aku…adalah
Puisi-puisi rindu yang terpendam
Yang kau titipkan bersama resahnya angin malam
Dan jiwaku…rapuh
 
Aku… adalah
Airmata yang mengalir terbuang
Menetes di setiap luka yang kau beri
Dan jiwaku…terluka.
Merengkuh…rasa takut
Tanpa perlu susut
Kuterdiam dan terbangun dari ilusi
Namun aku tak memilih… untuk pergi

Biar ini menjadi mimpi terindahku
Walau rindu yang terbelenggu
Ingin memilikimu… menyiksa aku

Qalam Bertinta
04082012
2217pm