Monday, 30 July 2012

DI BATASAN HUKUM CINTA ITU TERMAKTUB


DI BATASAN HUKUM CINTA ITU TERMAKTUB

Rindu itu kembali bertamu
Menenggelamkan aku pada pesona kasih
Ketika ingatan kembali terlayar
Pada sebuah cinta yang indah tercipta
Tautan antara dua hati
Bersatu dalam mengagungi sebuah anugerah
Di batasan hukum yang termaktub

Biar cintaku berlandaskan suci
Dengan doa ketika tafakur panjang
Agar restuMu bersama cinta ini
Teriring dengan landasan adab
Biar sejajar ketika berganding
Setanjak tika berbahu
Pada munajatku yang tidak pernah berakhir

Biarpun bulan tersenyum angkuh
Tetap kusapa bias cahayanya
Untuk kuusap kewajahmu
Agar nur kasih
Memancar dengan seribu warna suci
Untuk menyapa sebuah cinta
Ke sebuah pengabdian yang terakhir

Qalam Bertinta
14/05/2012
22:57pm

CERITA YANG INGIN KUCERITAKAN


CERITA YANG INGIN KUCERITAKAN

Ingin bercerita
Pada bumi
Cerita tentang hidup
Yang semakin sempit laluannya
Dipilih oleh kebanyakan insan

Ingin bercerita
Pada langit
Cerita tentang rasa
Yang semakin hilang upayanya
Ketika hidup masih panjang

Ingin bercerita
Pada bumi
Cerita tentang kejujuran
Yang kian terpinggir
Dari hati nurani
Hingga alpa pada kejadian

Ingin bercerita
Pada mereka
Namun semuanya enggan mendengar
Kerana ceritaku
Hanya cerita bisu
Dan tidak bermakna buat mereka

Cerita ini akan terus kuceritakan…!

QALAM BERTINTA
19/05/2012/
21:45PM

BILA QALAMKU MULA MENARI


BILA QALAMKU MULA MENARI

Bila ilhamku mula menyapa
Maka qalamku pun akan mula menari
Melakar huruf-huruf roman
Satu persatu dan baris ke baris
Untuk kuterjemahkan semuanya
Dalam bait sebentuk puisi

Bila qalamku mula menari
Setiap sudut ruang akan ku isi
Dengan puisi berbagai genre
Cinta, kehidupan, alam dan politik
Tanpa minta untuk dipuji
Pun bukan juga untuk dicaci
Sekadar menghargai bakat puisi
Walaupun hanya seinci

Dan bila qalamku terus menari
Aku juga akan menari
Menari dengan sepenuh hati
Biarpun tanpa irama
Ianya tidak akan terhenti
Kerana tariku
Sekadar tarian puisi

Qalamku masih terus menari…!

Qalam Bertinta
17/05/2012
22:53pm

PINTU RINDU INI MASIH TERBUKA


PINTU RINDU INI MASIH TERBUKA

Kubuka pintu ini
Lalu menjemputmu masuk
Untuk menemani sang rindu
Yang menanti di sudut kamarnya
Dengan sisa harap yang kian memudar
Agar ada yang sudi menemani
Biarpun hanya sedetik cuma

Namun kau masih di situ
Di hadapan pintu tanpa ada sebarang gerak
Hanya berdiam dan membatu…menunduk
Dengan renungan redup dan menyuram
Tanpa suara…membisu
Menyukarkan aku untuk menafsir

Aku masih menjemputmu lagi
Biarpun di akhir sudut pandanganmu
Aku kian mengerti
Kau masih enggan melangkah biar setapak
Kerna di hujung sana
Ada satu pintu yang terbuka luas
Untuk menjemputmu ke dalam…selamanya

Dan rinduku masih di sudut kamar itu…!

Qalam Bertinta
17/05/201
11:41am

DI SINI AKU MASIH SETIA MENUNGGU


DI SINI AKU MASIH SETIA MENUNGGU

Aku masih setia di sini
Menunggumu tanpa ada selumit pun jemu
Untuk kupimpin tanganmu
Menyusur pantai keindahan
Mengutip karang-karang kering
Lalu kucantumkan satu persatu
Untuk kukalungkan ke lehermu
Bersama kalungan cintaku
Dan aku yang terus hanyut
Bersama asmaradanamu

Aku masih setia di sini
Menanti huluran kasih janjimu
Untuk bersama berbaring di hamparan rindu
Sambil menguti bintang-bintang yang gugur
Lalu kusematkan ke dadamu
Agar cahayanya akan sentiasa menerangi
Lorong-lorong indah cinta kita
Hingga ke pintu istana binaan
Yang kita bangunkan
Pun aku masih terus hanyut
Bersama asmaradanamu

Dan di sini
Aku masih setia menunggu…!

QALAM BERTINTA
19.05/2012
22:11PM

Sunday, 29 July 2012


Hanya diperlukan waktu seminit untuk menafsir seseorang, sejam untuk menyukai seseorang dan sehari untuk mencintai seseorang, tetapi diperlukan waktu seumur hidup untuk melupakan seseorang…

AKU DAN MENDUNG


AKU DAN MENDUNG

Mendung pagi ini
Dingin yang membungkus
Seolah mengerti akan rawannya hati
Yang menerjang semua kegelisahan
Dan awan pun berlalu silu
Meninggalkan kelabunya dada langit
Kelam, kusam dan suram
Seperti menutup semua pancaindera
Bisu, kaku dan membatu

Aku dan pagi
Seperti ada keserasian bersama
Dalam mencari cerahnya langit
Agar ada cahaya terang yang menyinar
Untuk mengusir semua kemendungan
Yang menaungi tenangnya hati
Mengundang resah yang menggelisah
Melontarkan aku ke dasar lara
Lemas di daratan kontang

Mendung masih di situ
Kian gelap dan menghitam
Seolah membendung semua duka
Yang telah lama tersimpan
Lalu berarak mencari ruang
Untuk mencurahkan semuanya
Menjadi airmata

Dan hujan pun semakin melebat…!

DOSA SEMALAMKU


DOSA SEMALAMKU

Tika ingatan semalam menerjah ke akal fikirku
Baru aku sedari kau bukan lagi kepunyaanku
Dan aku juga baru mengerti
Bahawa kini…seperti dulu
Sepi dan sendiri kembali menemaniku
Hanya kerna tafsiranku yang silap
Kau berlalu meninggalkan aku
Membawa lara hatimu yang luka

Menyedari diri ini bersendirian
Membuatkan aku semakin menghargai
Waktu-waktu yang pernah kita lalui bersama
Kerna semua keindahan itu
Pastinya tidak akan kutemui bersamamu lagi
Kerana kamar hatimu telah kau tutup rapat
Untuk aku kembali menghuninya

Dan kini biar berjuta sesalku
Aku tidak mampu tuk mengundurkan waktu-waktu semalam
Agar dapat kembali berganding denganmu
Moga dapat kusingkirkan kerterlaluan sikapku
Yang membuatkan kau melangkah jauh
Meninggalkan aku dengan dosa yang aku cipta sendiri
Atas semua keegoanku ketika bersamamu

Pun tangisku tidak lagi bersenandung!

ATAS NAMA CINTA


ATAS NAMA CINTA

Kupetik sebuah cinta
Dari ranting kasih
Yang dihias dengan daunan sayang
Untuk kusematkan di kelambu hati
Agar dapat kuselimutkan dengan selimut rindu
Moga lenaku nanti malam
Akan diulit dengan keindahan bunga-bunga tidur

Kuserahkan semuanya
Pada satu nama yang bergelar cinta
Kerana aku percaya
Cinta tidak pernah berdusta
Cinta juga tidak pernah mengecewakan
Dan cinta juga dicipta
Untuk insan yang jujur menghargainya

Terima kasih Allah
Kerna menganugerahkan rasa cinta di jiwa ini…!

ANDAI SEMALAM MILIKKU


ANDAI SEMALAM MILIKKU

Andai semalam masih aku miliki
Pastinya hari ini kita masih lagi bersama
Menyusun setiap aksara cinta kita
Yang di payungi dengan warna-warna bianglala
Dan kita jaga setiap huruf yang ada
Agar tidak kabur dibasahi tetes embun
Aku pun di situ…bersandar di bahumu
Sambil menatap akan teduh sinar matamu
Dan menghitung setiap kata cintamu
Untuk kubukukan di perpustakaan hati ini
Moga akan dapat kuulang semula setiap katamu
Ketika rindu mula bertandang

Andai semalam masih aku miliki
Pastinya hari ini kita masih lagi bercanda
Menyusur kebahgiaan sambil berpimpin tangan
Menghitung setiap kuntum bunga tanjung yang jatuh
Dan kuanyam satu persatu kuntuman itu
Untuk kujadikan kalongan di lehermu
Biar keharumannya akan terus mewangi
Sewangi cinta kita yang tidak pernah terhijab
Di antara pandanganku dan pandanganmu
Dan kita satukan semua keindahannya
Bersama setiap rasa yang kita ada
Dalam relung hati kita yang paling dalam

Namun semalam bukan milikku…!
 

BERSAMAMU ADALAH KEINDAHAN SEMPURNA


BERSAMAMU ADALAH KEINDAHAN SEMPURNA

Ingin kutuliskan semua keindahan itu
Di dalam kamus hati ini
Agar ianya akan tetap bersemadi
Biarpun semua keindahannya
Telah kau cemari dengan tuba sengsara
Kerana bersamamu…biarpun terluka
Adalah satu keindahan yang amat sempurna
Dan di setiap penjuru hati ini
Telah kunukilkan namamu
Biarpun tintanya adalah airmataku
Namun kubingkaikan dengan kenangan kita
Yang akan terus abadi
Hingga ke tarikan nafasku yang terakhir


Salam teristimewa salam terakhir…!

KENANGAN YANG TERUSIR


KENANGAN YANG TERUSIR

Dalam kelana gundahku
Kucuba mengusir setiap kenangan
Yang datang seperti tusukan panah
Menikam dan menembusi
Tanpa ada rasa ampun

Dalam lelah yang panjang
Nafasku seperti terhenti
Dengan kelukaan yang kian parah
Aku seret semua kedukaan
Bersama harapan yang menghilang

Dan di persimpangan itu
Aku berhenti untuk mencari arah
Agar dapat kuubati kelukaan ini
Moga esok, aku akan kembali berdiri
Sebagai lelaki yang punya arti

Gundahku pasti akan terhenti…di sini

NILAI SEBUAH PERSAHABATAN


NILAI SEBUAH PERSAHABATAN

Persahabatan
Satu nilai yang paling teguh
Sebuah kecenderungan yang kuat
Di antara dua orang
Untuk memperkenalkan kebaikan dan kebahgiaan
Di antara satu sama lain

Persahabatan
Di bentuk dalam kesukaran bersama
Sebagaimana besi yang dipersatukan
Dengan api yang paling panas
Kukuh termetri

Persahabatan juga
Umpama menyalakan api
Agar menyala dengan terang
Dengan meletakkan dua batang kayu
Cukup dekat untuk saling menghangatkan
Dan cukup jauh untuk berpisah

Dan
Sahabat sejati
Pasti muncul di waktu kesukaran
Dan teman hanya muncul bila memerlukan
Pun bila kekayaan menggelilingimu

Qalam Bertinta
30/03/2012
12:07noon
 

PANDANGAN RINDU


PANDANGAN RINDU

Di jendela itu
Ada pandangan suram
Merenung jauh ke laman rindu
Berlantaikan permaidani merah
Merah darah
Bayangan pada satu kelukaan
Yang terdalam

Merenung pada bilah-bilah duka
Berkilatan dengan asahan sengsara
Menghiris setiap helaian
Tabir-tabir kenangan
Yang jatuh satu persatu
Berserak menjadi perca
Ketika rindu semakin menjauh

Jendela itu
Menjadi saksi pada kenangan semalam
Yang dicipta dengan bening airmata
Ketika rindu masih enggan berpaling
Dan berlalu dengan senyum terpaksa
Dengan lambaian semakin melemah
Dan renunganku semakin panjang

Pandangan itu masih ada
Ketika daun jendela kututup
Dengan tarikan nafas panjang
Moga esok
Bisa kubuka kembali
Dengan pandangan rindu
Yang tidak akan berakhir

Qalam Bertinta
25/03/2012
09:58
 

Saturday, 28 July 2012

JATUH DI SITU CINTAKU


JATUH DI SITU CINTAKU

Itu yang kutahu
Kenapa begitu…jangan tanya aku
Aku juga bertanya seperti dirimu

Ku masuk dalam lipatan hati
Kulihat penuh dengan cintaku padamu
Menyebut namamu tiap waktu

Wahai siang
Kenapa aku segar melihat cahaya
Wahai malam
Kenapa aku lelap dalam gelap
Samakah mengapa aku mencintaimu
Tiada jawapan yang kutemui

Aku tahu
Di situ jatuh cintaku…!

Qalam Bertinta
21072012
2021pm

LAGU RINDU INI


LAGU RINDU INI

Kulabuhkan cinta ini di hatimu
Namun ia tetap sepi dalam ruang nyata
Di saat luruh kegelisahan yang mendekam hati
Seberkas harapan melintas…rawan
Menyusuri sanubari kerinduan

Kini aku mengerti arti penantian
Memahami makna gelombang sebelum daratan
Dan ketika gerimis mempercepatkan kelam
Di saat kesatria kejora memanah di angkasa
Cuba kuukir tawaku menjadi bintang di langit terang

Di sini, di antara kemeriahan dan bintang
Aku memilih sunyi
Yang telah kutanamkam hektaran rindu untukmu
Ketika malam berjatuhan
Terdampar hingga ke pagi

Kekasih
Jika kau percaya angin itu satu
Pun jika kau percaya samudera itu biru
Akan kunyanyikan lagu rindu ini
Lewat angin…lewat laut…lewat sunyi
Dan denting malam

Qalam Bertinta
28072012
2157pm

Friday, 27 July 2012

PERCA-PERCA HARAPAN






PERCA-PERCA HARAPAN

Sepi itu aku
Ketika secangkjr resah menyapa
Dalam derap waktu yang berbeza
Membunuh setiap asa
Terlontar ke jurang duka rindu
Dan rindu pun hanyut ke muara sengsara

Di muara itu
Ada kasih yang setia menunggu
Cuba memancing gerimis
Agar mengelus raut wajah
Dengan titik-titik jernih
Lalu bertukar menjadi airmata
Dan yang membisu itu harapan
Bertaburan menjadi perca-perca ingkar
Lalu singgah di jendela hati
Tuk meninggalkan jaluran luka
Dengan kepedihan yang amat panjang

Dan airmata pun kian deras mengalir…!

QALAM BERTINTA
24/05/2012
10:57am

RINDUKU TIDAK BERTEMAN


RINDUKU TIDAK BERTEMAN

Kukutip daun-daun rindu
Yang gugur keribaanku
Ketika awan memuntahkan airmatanya
Pedih menghujam diri
Membaluti tubuh dengan kedinginan
Ketika matahari masih tersenyum

Cuba kugapai sejalur warna pelangi
Untuk kulakarkan di kanvas duka
Mencorak aksara damai yang mendamaikan
Tika jejariku masih menggigil
Dan juga tika mata ini enggan terpejam
Tuk menyambung mimpi yang tak sudah
Pada subuh yang mula menjengah

Ketika daun-daun rindu itu kembali berguguran
Dayaku sudah tiba ke penghujung
Dengan lelah yang semakin meringkih
Aku melangkah dalam kepayahan…tanpa menoleh
Membawa rindu yang semakin kuyakini
Ianya sudah tidak berteman

QALAM BERTINTA
28/05/2012
09:59am

CINTAKU SUKMAMU


CINTAKU SUKMAMU

Cinta
Inilah jawapan dari makna seribu arti
Namun apa lagi yang harus kutuliskan
Pada lembaran kisah dalam masa
Tatkala di setiap relung hati
Ada satu nama yang terukir jelas
Terukir dengan tinta rindu
Kau adalah sukmaku
Untukmu cinta ini akan selalu ada
Dan takkan pernah ada habisnya
Sungguh walau dunia gelap tanpa cahaya dan butakan jiwa
Untukmu aku selalu bersinar terang
Ketika cinta telah datang kepada cinta
Maka takkan secuil gundah halangi langkahku tuk menerjah hatimu
Aku
Tetap akan melangkah
Tanpa sedetik terluput oleh gundah dalam ragu
Untukmu rasa ini telah terlahir kembali
Dengan kebahagiaan yang tak hanya sebatas mimpi
Lalu apakah lelah kau melangkah
Dalam setiap gejolak kisah yang akan kita lalui
Nyatanya kau selalu membuatku kuat dan tak terkalahkan
Dari keras yang mendera
Akankah kau selalu menjadi pendampingku
Sampai nanti
Sampai aku menutup mata

QALAM BERTINTA
28/05/2012
09:09am

RAMBULAN KESIANGAN


RAMBULAN KESIANGAN

Aku mencari arti rindu
Di dalam gerimis hatimu
Tika ruang waktuku terbatas
Pun
cuba kutanya pada bulan yang kesiangan
Apakah kejora masih di
sana
Di saat cakerawala mula lena di peraduannya
Agar dapat kupinjamkan cahayanya
Untuk menyuluh rindu yang masih sembunyi
Di lubuk hatimu yang paling dalam
Ketika rinduku masih sendirian

Dan gerimis pun kian mencurah...!

Qalam Bertinta
31/05/2012
22:41pm

MENAFSIR BISU DALAM KERIUHAN


MENAFSIR BISU DALAM KERIUHAN

Ketika bicaraku seakan di pinggir
Mulutku bisu dalam keriuhan
Lalu aku cuba menjadi penafsir
Menafsir akan setiap anggukkanmu
Yang punya dua arti berbeza
Antara memahami atau sekadar menjaga hati

Dan aku kembali dalam persoalan
Apakah cintaku ini telah lama sepi
Dari sanjungan dan kepercayaanmu
Pun aku masih ada keyakinan
Cinta ini tidak mati di hatimu
Hanya ragumu yang semakin membelenggu

Dan ragumu itu meresahkan aku...!

Qalam Bertinta
01/06/2012
10:23am

HIDUP TAK SEINDAH MIMPI


HIDUP TAK SEINDAH MIMPI

Kuhela perlahan nafasku yang semakin menyempit
Dengan pandangan yang kian memudar
Cuba bersandar di bidang lesunya rasa
Memilin kudrat yang hanya tinggal setampuk pinang
Ketika kurasa fitrahku sudah sampai ke penghujungnya
Menunggu masa untuk rebah selamanya

Berbaring sambil merenung lelangit
Terlayar semua nostalgia semalam
Lalu mengocak damai hati…menyesakkan
Dan suram mataku pun mencipta bening
Yang tumpah menjadi airmata
Menerbitkan sendu yang tersekat

Kucuba memejamkan mata ini
Agar terlena biarpun cuma sepincing
Untuk kuhilangkan semua resah dan sendu
Biar semuanya menjadi indah di bunga tidurku
Moga dapat kunikmati damai walau hanya sedetik
Sebelum lenaku yang seterusnya menjadi lena yang panjang

Pastinya, hidupku tak seindah mimpiku…!

Qalam Bertinta
02/06/2012
09:27am
 

CERITA YANG INGIN KUPERDENGARKAN PADAMU




CERITA YANG INGIN KUPERDENGARKAN PADAMU

Mahukah kalau kuperdengarkan padamu
Cerita tentang sekeping hati
Yang penuh dengan kelukaan dan kepedihan
Yang engkau sendiri hiris dengan belati janjimu
Dan dengan pelbagai alasan yang kau berikan
Hingga membuatkan aku tercampak ke tasik airmata
Menangis dalam duka yang kau cipta

Kau ukir setiap kata dengan madahmu
Kiranya akulah kekasihmu yang paling istimewa
Yang tak pernah untuk kau terlupakan
Pada setiap jaga dan lena juga pada hari-harimu
Yang kau isi cintaku di setiap denyut nadimu
Lalu melenakan aku dalam mimpi indah
Dan hayalan yang panjang di setiap malamku
Membuatkan semangatku sering hilang bersamamu

Pun ingin kutanya padamu
Di manakah setiap janji dan katamu
Di saat riuh rendah dan gelak tawa
Mengelilingimu bersama insan-insan kesayanganmu
Hingga meminggirkan aku dari ingatanmu
Tanpa pernah mahu memikirkan perasaanku
Cuma alasanmu sahaja yang telah tersedia untukku
Untuk kau di pandang setia dalam kata-kata

Kini aku semakin mengerti dan memahami
Aku mungkin tidak setanjak untuk berganding denganmu
Apa lagi untuk menemani hari-harimu
Yang kini mungkin sedang kau nikmati
Bersama insan kesayanganmu
Setelah cintanya kau miliki
Lalu aku kau biarkan begitu saja
Tanpa ada sedikit simpati pun di hatimu
Biarpun sekelumit cuma

Kini aku pasrah pada setiap putusmu
Kerana aku bukanlah sesiapa padamu
Hanya seorang lelaki yang terlalu setia pada cintanya
Sedangkan cintanya tidak pernah dihargai
Apa lagi untuk disanjung dan dipuja
Sekadar mungkin menjadi peneman
Tika sunyi membalut dirimu
Pun tika sorak sorai tidak bersamamu

Namun biar apa pun tindakanmu
Aku rela kerana cintaku bukan hanya lahir dari kata-kata
Aku zahirkannya dari lubuk hatiku yang terdalam
Dan cintaku juga bukan untuk dijual beli
Kerana cintaku bukan barang dagangan
Dan pada janjiku yang terlafaz
Kau tetap satu untukku
Pun untuk selama-lamanya

Benarkah aku ini kekasihmu…!

Qalam Bertinta
04/06/2012
01:05am

TANGISAN UNTUK KENANGAN TERINDAH




TANGISAN UNTUK KENANGAN TERINDAH

Sedih meratapi
Sebuah kehilangan yang sukar untuk dikembalikan
Basah di kelopak mata
Menitis satu persatu menjadi genangan

Kesal menjengah di setiap sudut
Seperti tidak dapat kuhindari
Dari terus berlegar di ingatan
Lalu melontar aku ke lembah kesengsaraan

Kucantumkan setiap cebisan kenangan
Untuk kubingkaikan di kajang hati
Agar untuk hari-hari mendatang
Akan kuingati semuanya itu
Sebagai kenangan terindah yang aku tangisi

QALAM BERTINTA
21/05/2012
22:09pm

RAMALANKU BENAR BELAKA



RAMALANKU BENAR BELAKA

Nota itu kuterima
Tika kabut petang membidai alam
Dan di saat langit memandang dengan redup
Pun awan mula menangis

Kukalimahkan satu persatu
Setiap ayat dan barisnya
Dan sebelum tiba ketitik akhirnya
Aku tahu… ramalanku benar belaka

Kini dengan sesak yang menyempit di dada
Kusandarkan tubuh ini di sudut sendu
Melonglai bersama semua upayaku
Dan nota itu seakan tersenyum

Awan pun menangis semahunya…!

QALAM BERTINTA
21/05/2012
22;57PM

SEKUNTUM SAKURA DI GURUN SAHARA


SEKUNTUM SAKURA DI GURUN SAHARA
 
Kulintaskan seluruh pandanganku
Sejauh gersangnya sahara
Mencari kuntum sakura
Yang sembunyi di sebalik bukit pasir
Tanpa ada tangan-tangan kotor menjamahnya

Pencarianku tidak akan berakhir
Selagi sakura tidak kutemui
Biar terbakar tekakku dek kehausan
Biar bertatihku dengan berpapah kaki
Sakuraku tetap akan kucari
Demi sucimu yang hakiki

QALAM BERTINTA
22/05/2012
12:19

GUGURNYA EGO SEORANG LELAKI BERNAMA AKU


GUGURNYA EGO SEORANG LELAKI BERNAMA AKU

Terasing dikedinginan dan sepi pagi ini
Aku mengenangmu
Dalam getaran rindu yang maha hebat
Menghentam di segenap rongga tubuhku
Menyesakkan tiap aliran nafasku
Dan di bening mata itu
Titisan jernih mula menceritakan
Akan arti sebuah tangisan
Seorang lelaki bernama aku

Mengertikah kau kekasih
Arti tangisan seorang lelaki
Yang egonya terlalu tinggi untuk setadah airmatanya
Bagi seorang insan yang bernama perempuan
Pun di penjuru sepi itu
Keegoanku lerai bersama nyalaan rindu
Rindu yang tidak dapat diungkapkan
Dengan kata-kata biar setinggi cemara pun
Atau setinggi sombongnya camar di celah awan

Dengan sendu yang masih lagi tertahan
Rantaian airmata ini masih ada
Menjadi sungai ke penjuru bibirku
Berserak bersama helaan nafas panjangku
Ketika rinduku masih tidak bersisa
Berlari menuju ke beranda pelangi
Untuk melaungkan pesan padamu
Batapa di sini ada seorang lelaki
Yang tewas dengan airmata kerinduannya

Dan rindunya pun turut menangis…!

QALAM BERTINTA
22/05/2012
02:29AM

NASKAH SENDUKU


NASKAH SENDUKU

Ketika rinduku memerangkap jiwa
Ada hati yang terbadai
Oleh hempasan perasaan
Memusar dalam satu rasa
Pun akulah yang terdampar
Di sudut birai kasihmu
Cuba mengetuk pintumu
Yang dibelenggu rapi
Disaat sendiku kian melumpuh

Mengira satu demi satu
Daun-daun kenangan yang jatuh
Menjadi hamparan kelukaan
Membentangkan setiap cerita duka
Yang menjadi naskah sendu
Dan pada helai terakhirnya
Ada titis jernih di bening mata
Lalu kukutip setiap daun itu
Untuk menyapu airmata ini
Yang semakin merembas

Pun pilu masih berlagu sendu…!

QALAM BERTINTA
22/05/2012
22:53pm

KUCARI SEBUAH DAMAI


KUCARI SEBUAH DAMAI

Kucari sebuah damai
Yang telah hilang
Terpinggir dari jiwa
Yang kosong tak bermakna

Cuba kuselami
Lautan kasihmu
Namun nafasku tersekat
Sebelum dasarnya kujejaki

Mengerti pada hakikat
Ada jurang yang terdalam
Memutuskan hubungan
Yang terbina tanpa makna

Di akhir kalimah
Kutemui satu jawapan pasti
Damaiku hanya di sini
Sepi dan sendiri

Qalam Bertinta
06/06/2012
08:43am
 

SEMALAM


SEMALAM

Semalam
Ada cerita tentang hati
Yang di salut rindu
Tika ingatanku
Melayang di ufuk kenangan
Mencipta ribuan keindahan
Yang kupamer di raut wajah

Semalam
Ada cerita tentang resah
Yang mencengkam perasaan
Tika diammu
Mengundang sepi yang membening
Mencipta ribuan pertanyaan
Tanpa jawapan…tanpa penjelasan

Semalam
Telah kuyakini
Rindu ini cuma khayalan
Yang datangnya hanya sementara
Mengundang semua kenangan
Dan resah pun terlakar
Yang pastinya berpanjangan

Qalam Bertinta
13072012
2231pm

Thursday, 26 July 2012

MENCIPTA BAHGIA DI WAJAH DUKA


MENCIPTA BAHGIA DI WAJAH DUKA

Kupamer senyum tika hati  menangis
Cuba kucipta bahgia di wajah duka
Agar tiada yang tahu
Kelukaan ini terlalu parah untuk dirawat
Begitu dalamnya luka ini menghujam
Hingga tak bisa kubezakan lagi
Antara tawa dan airmata
Yang keduanya menjadi satu
Dalam butiran hampa

Kuusap semua kesedihan itu
Agar ianya tidak rebah di lapang hatimu
Dan menangis di ujung matamu
Biarkan kulelap tanpa bunga tidur
Dijerat mimpi tanpa penghabisan yang bernoktah
Dan seandainya resah itu
Masih bisa kukucup di hujung malam
Aku hanya ingin menyapamu
Meski hanya lewat semilirnya angin

Desah itu masih setia mengiringiku
Seperti tidak ketemui titik penghabisannya
Kelmarin…terlalu banyak kenangan yang tumpah
Bersama rinai hujan dan mendung yang dicumbu gerimis

Akan kubawa kakiku berjalan
Menjauh dari cintamu
Perlahan tapi pasti
Tertahan tapi tak mampu untuk kukembali

Qalam Bertinta
23072012
1240pm

DI BERANDA LANTAI SYURGAMU


DI BERANDA LANTAI SYURGAMU

Jika esok diri ini kembali menjadi aku
Kudoakan dalam rindu
Semoga cinta dan kedamaian
Tak pernah mengenal arti selamat tinggal
Kuberharap malamku akan setia hingga f ajar tiba
Untuk selalu mendakap hatiku
Dan bila kesendirian
Kuharus bersaksi dalam takdir
Apa pun yang terjadi
Akan kulepaskan airmata ini dengan senyuman
Demi mengumandangkan zikir
Di beranda lantai syurgaMu

Qalam Bertinta
04022012
2240pm

DI JENDELA DUKA INI


DI JENDELA DUKA INI

Ketika siang mula melabuhkan tirainya
Aku masih di sini…di jendela duka yang terbentang luas
Seolah menyapa akan pekatnya malam
Hening, tanpa ada bunyi si unggas
Mendendangkan gemersik alunan
Untuk menghibur akan rawannya hati ini

Pada malam yang panjang ini
Aku pasti akan tetap di sini
Menunggu munculnya sebutir bintang
Yang menjengah membiaskan cahayanya
Agar dapat kurenung di luar jendela itu
Untuk kukenal jalan-jalan pulangku

Dan di akhir sepertiganya malam
Aku masih tetap di jendela ini
Mencari jalan yang bakal kulalui
Tanpa kupasti akan setiap simpangnya
Kerna bintang seolah enggan meminjamkan cahayanya
Dan aku masih dengan kepekatan malam

Pun desahku kian bersambung…!

CINTA DI AKHIR JULAI


CINTA DI AKHIR JULAI

Julai ini datang lagi
Membawa seribu kenangan
Yang pernah terukir di bulan yang sama
Bersenda di rerumputan dan ilalang
Mencipta berbagai kebahgiaan antara kita
Mengukir senyum tanpa ada sedih yang bertandang

Waktu indah itu kini kukenang
Yang terindah pernah kau berikan
Kusemadikan setiap detik itu
Di dalam palung hatiku yang terdalam
Dan tidak mungkin terpadam
Kerana telah kutitipkan
Dengan titisan darah yang ada di tubuh ini

Dan julai kini berlalu pergi
Membawa semua kenanganku
Bersama rasa pedih dan kelukaan
Yang mengusung aku ke penjuru rindu
Dalam keinginan yang pasti
Dalamkeabadian yang hakiki

Dan rindu itu datang lagi…!

BILA CINTA KITA TERSENYUM


BILA CINTA KITA TERSENYUM

Kubentangkan semua keindahan itu
Di hamparan kasih
Yang kita sulam dengan bilah-bilah rindu
Tempat kita duduk bercerita
Bersama mentari petang yang jingga
Merona setiap ungkapan rindu
Diwarna-warni pelangi cinta

Lalu kau pun tersenyum
Seindah syair sang pujangga
Yang menyairkan puisi-puisi puitis
Dan aku pun terlena dalam senyummu
Dengan bunga-bunga tidur menjadi dendanganku
Membuaikan aku dalam harapan yang panjang
Untuk seiring berganding denganmu di taman syurga kita

Dan cinta kita terus tersenyum…!

Cinta  tidak memihak ketika engkau sedang menang. Kata indah cinta akan selalu patuh dengan bisikan mata hatimu. Di saat kau terjatuh, doa akan merangkulmu dan di saat gelap datang, lilin terang akan datang menerangi hatimu…

KEMULIAANMU RAMADHAN


KEMULIAANMU RAMADHAN

Ramadhan
Akhirnya kau tiba
Maka bertasbih akan para malaikat
Menyambut kedatanganmu
Dengan keberkatan yang tidak terhingga
Yang kau bawa bersama kemuliaanmu
Dan yang kau bawa bersama keindahanmu
Terpancar dari masyriq hingga ke maghrib
Membuka seluas-luasnya pintu keampunan
Pada mereka yang mengerti akan keberkatanmu
Dan pada mereka yang mengerti akan anugerahNya

Qalam Bertinta
20072012
2319pm

SELOKA RAMADHAN INI


SELOKA RAMADHAN INI

Ramadhan datang lagi
Bulan yang diberkati dan dinanti
Yang tibanya setahun sekali
Itu pun kepada mereka yang mengerti
Pada mereka yang tak ambil peduli
Dah seminggu ramadhan pun dok tak sedar lagi

Bila dah bulan ramadhan ni
Semua kenalah ingat sendiri
Makan minum tak boleh ikut suka hati
Apa lagi pada siang hari
Silap-silap nanti ada yang naik kereta orang mati

Bulan ramadhan juga bulan menguji
Adakah iman kita seteguh khursyani
Untuk menghadapi semua dugaan nanti
Dan juga untuk lebih mengerti
Hidup seorang miskin mencari sesuap nasi
Yang akan berlapar sepanjang hari
Jika tiada sesiapa yang sudi memberi

Seloka ini sekadar hiburan hati
Tak ada kena mengena baik yang hidup atau pun yang dah mati
Untuk mengingati yang kat luar sana dan diri sendiri
Hidup ini tidak tertegak dengan sendiri
Ada peraturan dan hukum yang mesti diikuti
Barulah kehidupan memberi arti
Baik di mata masyarakat mau pun Illahi
Mati nanti barulah berseri

Sampai di sini
Pena bertinta mohon berhenti
Panjang umur pena ini menari lagi…!

Qalam Bertinta
22072012
1117am