MENCIPTA
BAHGIA DI WAJAH DUKA
Kupamer senyum
tika hati menangisCuba kucipta bahgia di wajah duka
Agar tiada yang tahu
Kelukaan ini terlalu parah untuk dirawat
Begitu dalamnya luka
ini menghujam
Hingga tak bisa kubezakan lagi
Antara tawa dan airmata
Yang keduanya menjadi satu
Dalam butiran hampa
Kuusap semua kesedihan itu
Agar ianya tidak rebah di lapang hatimu
Dan menangis di ujung matamu
Biarkan kulelap tanpa bunga tidur
Hingga tak bisa kubezakan lagi
Antara tawa dan airmata
Yang keduanya menjadi satu
Dalam butiran hampa
Kuusap semua kesedihan itu
Agar ianya tidak rebah di lapang hatimu
Dan menangis di ujung matamu
Biarkan kulelap tanpa bunga tidur
Dijerat mimpi tanpa
penghabisan yang bernoktah
Dan seandainya
resah itu
Masih bisa kukucup di hujung malam
Aku hanya ingin menyapamu
Meski hanya lewat semilirnya angin
Desah itu masih setia mengiringiku
Seperti tidak ketemui titik penghabisannya
Kelmarin…terlalu banyak kenangan yang tumpah
Bersama rinai hujan dan mendung yang dicumbu gerimis
Masih bisa kukucup di hujung malam
Aku hanya ingin menyapamu
Meski hanya lewat semilirnya angin
Desah itu masih setia mengiringiku
Seperti tidak ketemui titik penghabisannya
Kelmarin…terlalu banyak kenangan yang tumpah
Bersama rinai hujan dan mendung yang dicumbu gerimis
Akan kubawa kakiku berjalan
Menjauh dari cintamu
Perlahan tapi pasti
Tertahan tapi
tak mampu untuk kukembali
Qalam Bertinta
23072012
1240pm
Qalam Bertinta
23072012
1240pm
0 comments:
Post a Comment