skip to main |
skip to sidebar
GADIS ITU
Gadis itu
Terpaku di tepian telaga
Dengan tatapan kosong
Menatap hamparan air di hadapannya
Seluruh penjuru mata angin telah dilewati
Namun tidak ada satu titik pun
Yang memberinya kepuasan
Kekosongan makin senyap
Dan dilitup waktu yang berlari
Cuba mengheret kelukaan
Yang mendamparkannya
Ke muara sepi
Bersama helaan nafas panjangnya
Ada jernih kristal di pipi
Jatuh di telapak tangannya
Mengalir di garis-garis sungai
Yang menitis di hujung jarinya
Jadi tasik
Dan ombak itu rindunya
Dengan sorotan mata meredup
Cuba menyulam pandangan hati
Yang hanyut dengan kelukaan semalam
Ketika cintanya dihumban ke laut duka
Yang membentang karang-karang tajam
Menghiris setiap helaian daunan rindunya
Dan pantai itu kisahnya
Terjalin bersama buih dan zarah pasir
Disirat dengan benang-benang rapuh
Yang memintal jadi tali
Tanpa ada keyakinan
Untuk berpaut
Untuk menyandar
Pada letih yang panjang
Di saat cintanya mula bertamu
Qalam Bertinta
27/03/2012
21:31pm
0 comments:
Post a Comment