AIRMATA
KERINDUANKU
Terasing di
sepi itu
Aku mengenangmu
Dalam getaran rindu yang maha hebat
Menghentam di segenap rongga tubuhku
Menyesakkan tiap aliran nafasku
Dan di bening mata itu
Titisan jernih mula menceritakan
Akan arti sebuah tangisan
Seorang lelaki bernama aku
Mengertikah kau kekasih
Arti tangisan seorang lelaki
Yang egonya terlalu tinggi untuk setadah airmatanya
Bagi seorang insan yang bernama perempuan
Pun di penjuru sepi itu
Keegoanku lerai bersama nyalaan rindu
Rindu yang tidak dapat diungkapkan
Aku mengenangmu
Dalam getaran rindu yang maha hebat
Menghentam di segenap rongga tubuhku
Menyesakkan tiap aliran nafasku
Dan di bening mata itu
Titisan jernih mula menceritakan
Akan arti sebuah tangisan
Seorang lelaki bernama aku
Mengertikah kau kekasih
Arti tangisan seorang lelaki
Yang egonya terlalu tinggi untuk setadah airmatanya
Bagi seorang insan yang bernama perempuan
Pun di penjuru sepi itu
Keegoanku lerai bersama nyalaan rindu
Rindu yang tidak dapat diungkapkan
Dengan sendu
yang masih lagi tertahan
Rantaian airmata ini masih ada
Menjadi sungai ke penjuru bibirku
Rantaian airmata ini masih ada
Menjadi sungai ke penjuru bibirku
Berserak
bersama helaan nafas panjangku
Ketika rinduku masih tidak bersisa
Berlari menuju ke beranda pelangi
Untuk melaungkan pesan padamu
Batapa di sini ada seorang lelaki
Yang tewas dengan airmata kerinduannya
Dan rindunya pun turut menangis…!
QALAM BERTINTA
22/05/2012
Ketika rinduku masih tidak bersisa
Berlari menuju ke beranda pelangi
Untuk melaungkan pesan padamu
Batapa di sini ada seorang lelaki
Yang tewas dengan airmata kerinduannya
Dan rindunya pun turut menangis…!
QALAM BERTINTA
22/05/2012
02:17AM

0 comments:
Post a Comment